T PLN (Persero) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) .">
HOME
Selasa, 06 Desember 2022
Follow:
Senin, 12/09/2022 - 19:30 WIB
Pasokan Listrik Andal, PLN Sukses Layani Rangkaian G20 di Belitung
Senin, 15/08/2022 - 21:42 WIB
Kejari Nilai Penyitaan Aset Sudah Sesuai Aturan
Rabu, 13/07/2022 - 09:30 WIB
PLN Gandeng KPK dalam Penguatan Digitalisasi Sistem Pengadaan Barang dan Jasa
 


HUKUM KITA
Senin, 15/08/2022 - 21:42 WIB
Kejari Nilai Penyitaan Aset Sudah Sesuai Aturan
Rabu, 13/07/2022 - 09:30 WIB
PLN Gandeng KPK dalam Penguatan Digitalisasi Sistem Pengadaan Barang dan Jasa
Selasa, 10/05/2022 - 18:11 WIB
Dukung Iklim Investasi Riau, PLN Penuhi Kebutuhan Listrik Perusahaan Pengolahan Porang
Kamis, 12/05/2022 - 18:11 WIB
Kisah Uang Kopsa M Diduga Digunakan Anthony untuk Serang PT Langgam Harmuni
Jumat, 22/04/2022 - 13:50 WIB
Saksi Sebut Perintah dari Perintah Anthony Hamzah
Minggu, 10/04/2022 - 17:28 WIB
Polda Riau Amankan Pelaku Jual Beli Gading Gajah di Kuansing
Kamis, 31/03/2022 - 19:30 WIB
JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Anthony Hamzah
Selasa, 18/01/2022 - 17:43 WIB
Kapolri Ingin Anggota Miliki Kemampuan Auditor
Senin, 10/01/2022 - 17:22 WIB
Petani Tak Ikhlas Jika Dana Kopsa-M Miliaran Dihamburkan Pengurus Lama
Kamis, 06/01/2022 - 15:22 WIB
Kapolda Iqbal Kunjungan Silaturahmi ke Pimpinan DPRD Riau
 
PLN Gandeng KPK dalam Penguatan Digitalisasi Sistem Pengadaan Barang dan Jasa

Reporter : Nauli
Rabu, 13/07/2022 - 09:30:59 WIB
Jakarta, 13 Juli 2022 - PT PLN (Persero) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk meningkatkan transparasi pengadaan barang dan jasa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Kerja sama ini dilakukan PLN untuk bisa menegakan prinsip Good Corporate Governance (GCG). 

Direktur Monitoring KPK, Agung Yudha Wibowo mengapresiasi langkah transformasi PLN dalam peningkatan transparasi pengadaan barang dan jasa dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. "PLN Jadi satu-satunya BUMN yang tidak takut melibatkan KPK dalam proses bisnisnya," ujarnya 

KPK menilai bahwa persoalan yang paling mengemuka hari ini adalah akuntabilitas proses pengadaan. Namun ia melihat langkah transformasi yang dilakukan PLN seperti digitalisasi pengadaan mampu mencegah kecurangan yang kerap timbul dalam proses pengadaan. 

“Harapannya dengan digitalisasi yang dibangun PLN, proses pengadaan di PLN lebih berkualitas lagi, jadi semakin terbuka dan akuntabel,” 

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN dalam mengemban tugas menyediakan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat membutuhkan bimbingan dan pengawalan dari KPK dan LKPP. Apalagi di masa transisi energi, akan ada banyak penyesuaian dan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang  memerlukan pengawasan kedua instansi tersebut. 

"Kami sangat butuh bimbingan, masukan, saran-saran dari KPK dan LKPP agar ke depan PLN lebih kokoh, lebih trengginas, dan yang paling penting adalah semakin akuntabel," kata Darmawan. 

Darmawan mengatakan salah satu langkah transformasi yang dilakukan PLN adalah digitalisasi seluruh proses bisnis dalam PLN. Termasuk di dalamnya mendorong transparansi pengadaan barang dan jasa dengan membentuk e-procurement. melalui dashboard tersebut, pengadaan kebutuhan PLN terutama dalam proyek kelistrikan bisa terbuka secara jelas dan termonitor progress-nya. 

"Ini adalah salah satu sentrum perubahan di PLN yang dampaknya luar biasa. Banyak ruang-ruang yang sebelumnya masih sulit dipantau, menjadi jelas. Banyak yang sebelumnya tidak efisien, menjadi efisien. Ini karena tadinya manual kita ubah menjadi terdigitalisasi," jelas Darmawan. 

PLN menggunakan aplikasi Digital Procurement yang merupakan back office sistem pengadaan yang berfungsi sebagai cost estimator, spend analytic, demand forecast, market intellegence, dan tender analytic. 

 
.:: Home | Politik | Peristiwa | Ekbis | Lingkungan | Sport | Hukum | Kesehatan | Iptek | Foto | Galeri | Index ::.
Copyright 2011-2020 RiauKita.com, All Rights Reserved | Redaksi | Info Iklan | Disclaimer Reserved Powered By www.riaukita.com