PT PLN (Persero) mendukung peningkatan kinerja ekspor nasional dengan memenuhi kebutuhan listrik industri pengolahan porang dan turunannya. ">
HOME
Minggu, 25 09 2022
Follow:
Senin, 15/08/2022 - 21:42 WIB
Kejari Nilai Penyitaan Aset Sudah Sesuai Aturan
Rabu, 13/07/2022 - 09:30 WIB
PLN Gandeng KPK dalam Penguatan Digitalisasi Sistem Pengadaan Barang dan Jasa
Selasa, 10/05/2022 - 18:11 WIB
Dukung Iklim Investasi Riau, PLN Penuhi Kebutuhan Listrik Perusahaan Pengolahan Porang
 


HUKUM KITA
Rabu, 13/07/2022 - 09:30 WIB
PLN Gandeng KPK dalam Penguatan Digitalisasi Sistem Pengadaan Barang dan Jasa
Selasa, 10/05/2022 - 18:11 WIB
Dukung Iklim Investasi Riau, PLN Penuhi Kebutuhan Listrik Perusahaan Pengolahan Porang
Kamis, 12/05/2022 - 18:11 WIB
Kisah Uang Kopsa M Diduga Digunakan Anthony untuk Serang PT Langgam Harmuni
Jumat, 22/04/2022 - 13:50 WIB
Saksi Sebut Perintah dari Perintah Anthony Hamzah
Minggu, 10/04/2022 - 17:28 WIB
Polda Riau Amankan Pelaku Jual Beli Gading Gajah di Kuansing
Kamis, 31/03/2022 - 19:30 WIB
JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Anthony Hamzah
Selasa, 18/01/2022 - 17:43 WIB
Kapolri Ingin Anggota Miliki Kemampuan Auditor
Senin, 10/01/2022 - 17:22 WIB
Petani Tak Ikhlas Jika Dana Kopsa-M Miliaran Dihamburkan Pengurus Lama
Kamis, 06/01/2022 - 15:22 WIB
Kapolda Iqbal Kunjungan Silaturahmi ke Pimpinan DPRD Riau
Kamis, 25/11/2021 - 17:22 WIB
Mulai Kesampingkan Konflik Internal, Petani Kopsa-M Fokus Merawat Kebun
 
Dukung Iklim Investasi Riau, PLN Penuhi Kebutuhan Listrik Perusahaan Pengolahan Porang

Reporter : Nanda
Selasa, 10/05/2022 - 18:11:12 WIB
Siak, 10 Mei 2022 - PT PLN (Persero) mendukung peningkatan kinerja ekspor nasional dengan memenuhi kebutuhan listrik industri pengolahan porang dan turunannya. Hal tersebut tercermin melalui penyambungan baru listrik pada PT Mitra Porang Nusantara Daya 197 kilovolt ampere (kVA) dan perubahan daya dari 10,6 kVA menjadi 197 kVA.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) Hartono mengatakan daya mampu listrik di Riau mencapai 1.066,9 megawatt (MW) dan beban puncak 942 MW. Hal tersebut menandakan Provinsi Riau memiliki daya surplus sebesar 124,9 MW.

“Dengan kondisi ini kami harapkan para investor tidak perlu meragukan ketersediaan pasokan listrik di Provinsi Riau,” ujar Hartono.

Listrik sebagai energi dasar yang mendukung produktivitas, akan sangat membantu peningkatan kapasitas industri. Dalam hal ini, peningkatan produksi pengolahan porang. 

Hartono menambahkan, saat ini porang merupakan salah satu komoditas yang menjadi primadona dan sangat terbuka pasarnya baik didalam maupun luar negeri.

"Dengan adanya pabrik porang yang akan beroperasi menggunakan listrik PLN di Provinsi Riau, tentu akan sangat dinantikan oleh para petani porang baik yang berada di Riau maupun provinsi tetangga," pungkasnya.

Direktur PT Mitra Porang Nusantara Ryan Adidharma Audwinto mengapresiasi proses penyambungan baru dan  permohonan tambah daya yang dilakukan PLN.

“Kami berterima kasih atas pelayanan yang diberikan PLN karena dengan kondisi saat ini listrik di pabrik pengolahan porang ini  telah tercukupi untuk bisa beroperasi pada bulan Mei setelah lebaran,” kata Ryan.

Saat ini, PT Mitra Porang Nusantara memiliki kapasitas 50 ton umbi segar dan memproduksi olahan Porang menjadi kripik ( chips) ataupun tepung ( powder) yang diekspor ke beberapa negara tujuan seperti Thailand, Vietnam, China juga Australia.

“Ke depan kami berencana jika supply bahan baku cukup maka akan mengembangkan pengolahan porang menjadi barang jadi seperti mie, tahu atau beras yang sehat,” ujar Ryan.

 
.:: Home | Politik | Peristiwa | Ekbis | Lingkungan | Sport | Hukum | Kesehatan | Iptek | Foto | Galeri | Index ::.
Copyright 2011-2020 RiauKita.com, All Rights Reserved | Redaksi | Info Iklan | Disclaimer Reserved Powered By www.riaukita.com