HOME
Selasa, 23 Juli 2019
Follow:
 
 
Nama Sakai Diyakini Berasal dari Orang Jepang

Reporter : Nanda
Rabu, 20/01/2016 - 14:19:39 WIB
RIAUKITACOM - Sering kita melihat alat berat asal Jepang bermerek Sakai. Ada keyakinan, asal muasal kata Sakai dari orang Jepang.

Inilah sekelumit kisah yang konon asal muasal kata Sakai. Nama Sakai ternyata dianggap masih ada kaitannya dengan orang Jepang. Ini masih terkait ketika Indonesia di jajah Jepang.

Menurut M Yatim (60) ketua adat Sakai dari Bathin (kelompok) 8 dari 13 bathin yang ada, bahwa julukan Sakai dianggap masih terkait dengan kehadiran orang Jepang masa penjajahan tahun 1942 silam.

Yatim menyebut, dulunya masyarakat Sakai dijuluki masyarakat bathin. Masyarakat kebathinan dulunya belum mengenal julukan Sakai.

Ketika Jepang menjajah Indonesia, kelompok suku kebathinan tak luput dari kekuasaan Jepang. Hanya saja, masyarakat kebathinan tidak ikut dalam kerja romusa.

"Ada kisah, saat masyarakat kebathinan ditembak dengan Jepang, namun tidak mati. Tapi itu bukan berarti kita tahan tembak, tapi bisa jadi orang Jepangnya tidak tepat untuk menembak. Sebab, ada juga suku kebathinan yang tewas akibat samurai Jepang," kata Yatim.

Kelompok masyarakat kebathinan suka melawan dengan kehadiran Jepang. Perlawanan dengan berbagai ilmu gaib yang mereka milik. Dari sanalah, pemerintahan Jepang menjuluki Sakai.

"Sakai itu berasal dari orang-orang  Jepang yang artinya kuat tahan banting dan sejenisnya. Itulah alat-alat berat buatan Jepang ada merek Sakai," kata Yatim.

Saat Jepang berkuasa, suku Sakai hanya dipekerjakan Jepang untuk mencari ikan untuk kebutuhan lauk. Tidak ada masyarakat Sakai dilibatkan kerja Romusa."Itulah sejarah singkatnya, mengapa kami dijuluki Sakai," kata Yatim kepada detikcom di sela-sela peresmian rumah adat Sakai yang dibangun Sinarmas Forestry, Selasa (19/01/2015).

Masyarakat Sakai ini bermukim di Desa Kesumbo Ampai, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis Riau. Masyarakat Sakai sejak 600 tahun silam, sudah menduduki wilayah Riau di hamparan ladang minyak yang menyumbangkan 40 persen devisa negara.***



 
.:: Home | Politik | Peristiwa | Ekbis | Lingkungan | Sport | Hukum | Kesehatan | Iptek | Foto | Galeri | Index ::.
Copyright 2011-2019 RiauKita.com, All Rights Reserved | Redaksi | Info Iklan | Disclaimer Reserved Powered By RiauKita.com