HOME
Selasa, 02 09 2014
Follow:
 
 
Mutasi Pejabat
Dewan Minta Sekda Inhu Mundur

Reporter : San
Minggu, 16/06/2013 - 14:19:41 WIB
RIAUKITACOM- Sekda Inhu, Raja Erisman diminta terbuka terkait penonjoban pejabat yang dinilai tidak prosedural. Jika tidak teransparan, sebaiknya dia mengundurkan diri.

"Sekdaharus menjelaskan secara terbuka, kenapa penonjoban pejabat struktural yang tidak sesuai prosedur ini bisa terjadi. Apa Sekda tidak mengacu pada analisa jabatan " ujar ketua Fraksi Demokrat DPRD Inhu, Adila Anshori Sabtu (15/6/2013).

Adila meminta Sekda yang  ketua Baperjakat sebaiknya menelaah terlebih dahulu setiap kebijakan yang akan diambil. Sekda diminta jangan asal tanda tangan saja tanpa mempertimbangkan aturan dan undang-undang yang berlaku. Hingga berujung terjadinya polemik yang menganggu jalanya pemerintahan serta ketidak nyamanan para PNS dan Pejabat dalam melaksanakan tugas.

"Sekda Inhu jangan jadi boneka saja yang dengan gampangnya disuruh tanda tangan dan mengeluarkan kebijakan dengan mengabaikan aturan hukum yang berlaku. Kalau merasa tidak mampu jadi Sekda silahkan saja mundur," tegasnya.

Pihaknya juga mendukung langkah para pejabat Inhu yang dinonjobkan untuk menempuh jalur hukum, akibat proses yang tidak prosedural dengan mengabaikan aturan hukum yang berlaku. "Jalur hukum yang ditempuh Godam sangat bagus, dan bagi PNS lainnya yang merasa dizolimi atau dirugikan akibat dibebastugaskan dengan tidak prosedural, sebaiknya mengikuti jejak Godam dan jangan takut menempuh jalur hukum.

Sebab setiap warga negara dilindungi secara hukum dalam mempertahankan haknya dalam penegakan supremasi hukum di negara yang berlandaskan hukum ini. Agar tindakan semena-mena penonjoban pejabat di Pemkab Inhu yang kerap dilakukan tidak terus terulang," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, salah satu pejabat Inhu yang dinonjobkan dengan tidak prosedural akibat membela melayu di bumi melayu dalam wadah LAM, Godam Tintin putra Budayawan Melayu Riau ternama Idrus Tintin menempuh jalur hukum, karena merasa dizholimi oleh Pemkab Inhu. 

Dimana 6 orang pejabat struktural mutasi yang dinilai tidak wajar seperti Raja Iskandar Rab, Selamat, Supandi, Arpasferi, Aljunaidi dan Godam Tintin.


 
.:: Home | Politik | Peristiwa | Ekbis | Lingkungan | Sport | Hukum | Kesehatan | Iptek | Foto | Galeri | Index ::.
Copyright 2011-2014 RiauKita.com, All Rights Reserved | Redaksi | Info Iklan | Disclaimer Reserved Powered By www.pajriexhost.com